Melepas Semua Untuk Bisa Mengikut Yesus 2 – DOKTRIN(Jurus Pokoknya)


Lanjutan dari blog: Melepas Semua Untuk Bisa Mengikut Kristus (1) – Mengasihi Sesuatu Lebih dari Diri Sendiri dan Allah

600-02594033Telah kita baca di blog sebelumnya bahwa jika kita ingin mengikut Yesus maka kita harus melepaskan segalanya dan mengikut Kristus.

Lukas 14:33 Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.

Apa artinya “SEGALA?” Arti dari “SEGALA” adalah SEGALA. Masa “SegaLA” gak tahu? Tahulah, ya kan? “SEGALA” ya SEGALA. Jadi menurut saya sudah jelas. SEGALA itu SEGALA. Walah kok malah jadi diulang2 terus sih? ^_^

Disini saya ingin mengajak kita untuk melihat sesuatu yang mungkin sering tidak kita sadari bahwa hal itu menjadi sesuatu yang kita miliki yang menjadi lebih dari Yesus di dalam kehidupan Kekristenan kita. Apakah itu? DOKTRIN/AJARAN GEREjA!

Biasanya akan timbul pertanyaan “BAGAIMANA MUNGKIN DOKTRIN HARUS KITA LEPAS? BUKANKAH ITU ADALAH DASAR PENGAJARAN BAGI KEHIDUPAN KEKRISTENAN KITA?” Baca lebih lanjut

Melepas Semua Untuk Bisa Mengikut Kristus (1) – Mengasihi Sesuatu Lebih dari Diri Sendiri dan Allah


Tidaklah mudah untuk melepaskan sesuatu yang melekat pada kita, apalagi melekatnya sudah bertahun2 bahkan sudah puluhan tahun. Semakin sesuatu itu dekat melekat dengan kita, semakin sulit untuk kita dapat melepaskannya, apalagi jika sudah bertahun2 tertanam di dalam otak kita, sudah menjadi bagian hidup kita dan sudah menjadi kebiasaan yang nyaman untuk kita lakukan maupun kita rasakan. Tetapi sayangnya Tuhan Yesus mengajarkan bahwa jika kita ingin mengikuti Dia maka Dia ingin tidak ada DUA TUAN. Kita harus memilih hanya satu tuan, Yesus atau tuan yang lain. Jika kita tidak bisa melepaskan sesuatu yang tidak sesuai dengan Yesus di dalam hidup kita, maka kita memiliki TUAN LAIN di dalam hidup kita. Kita mungkin berpikir “toh selama ini baik2 saja kok jika saya tidak melepaskan hal ini,” tetapi masalahnya Yesus-lah yang tidak mau ada sesuatu yang menyamai diriNya didalam hati kita. Baca lebih lanjut

Sorga, Neraka, Firdaus, Hades dan Intermediate-State/Status-Antara


Sering kita mendengar pengajaran2 tentang Surga dan Neraka. Saya sering mendengar pengajaran jika orang mati itu pergi ke suatu tempat yang namanya Firdaus dan Hades, katanya Firdaus dan Hades itu berbeda dengan Sorga dan Neraka, katanya nanti setelah dari Hades baru dipindahkan ke Neraka. Ada juga yang mengajarkan bahwa orang2 di Hades masih bisa diinjili dan mendapat kesempatan untuk selamat. Sementara yang lain lagi ada yang berpendapat bahwa perkataan “selamat masuk Sorga” itu salah karena kita tidak akan masuk Sorga tetapi masuk ke Langit Baru dan Bumi Baru dan orang percaya yang mati sekarang ini akan pergi ke Firdaus bukan Sorga. Belum lagi banyak yang memberikan kesaksian pernah melihat Sorga dan Neraka. Beberapa orang lagi kebingungan karena cerita yang simpang siur tentang Sorga dan Neraka. Mari kita membahasnya. Baca lebih lanjut

Bahasa Roh – Bagaimana bahasa roh yang benar?


Di kalangan keKristenan dewasa ini sangat terkenal istilah “bahasa roh.” Banyak pendapat simpang siur mengenai bahasa roh ini, baik dalam segi penggunaan, pengartian, bahkan ada yang berpendapat bahwa bahasa roh sudah tidak ada lagi di jaman sekarang. Banyak yang bertanya kepada saya dari pertanyaan “bahasa roh kok hampir2 sama semua ya?”,”apakah orang yang tidak berbahasa roh tidak memiliki Rohkudus sehingga tidak selamat?” sampai “bahasa roh yang bener seperti di alkitab itu seperti apa sih?” Marilah kita membahasnya.

Baca lebih lanjut

Mujizat Masih Ada..!!! Mujizat Masih Ada..???


Banyak pengajaran-pengajaran dari berbagai versi yang di diajarkan tentang kejadian “mujizat 5 roti dan 2 ikan.” Tidak asing lagi kan peristiwa “MUJIZAT 5 ROTI DAN 2 IKAN?” Biasanya beberapa pengajaran yang sering sekali mengekspose MUJIZAT akan menggunakan ayat kejadian “5ROTI DAN 2 IKAN” ini untuk landasan pengajarannya tentang mujizat-mujizat. Di dalam lingkungan gereja-gereja yang saya temui, jarang sekali mengekspose bagian selanjutnya/sambungan dari kisah ini. Tetapi bagi saya justru bagian selanjutnya adalah bagian yang menentukan dari kejadian mujizat “5 roti dan 2 ikan” ini. Seringkali Alkitab menerangkan sesuatu dengan suatu cerita panjang atau bahkan cerita kejadian-kejadian bersambung yang dicatat di dalam satu bagian kitab dan bagian lainnya di dalam kitab lain atau di dalam pasal yang lain. Bahkan yang paling baik dan paling aman adalah, jika kita ingin menemukan arti dari satu ayat, maka kita harus melihatnya dari PERSPEKTIF SELURUH ALKITAB, dengan demikian maka kita akan sangat terhindar/meminimalisir kesalahan di dalam mengartikan ayat tersebut. Tetapi seringkali saya melihat banyak pendeta/pengajar hanya mengambil sebagian/sedikit ayat saja yang menurut saya hal itu sangat disayangkan karena justru kita akan sangat sedikit bisa menangkap dari maksud Alkitab itu sendir, bahkan bisa menimbulkan kesesatan. Kesesatan yang saya maksud yaitu kesalahan fatal di dalam mengartikan maksud suatu ayat. Maka dari itu marilah kita bahas sedikit demi sedikit. Baca lebih lanjut

Tipuan Iblis dan Menguji Setiap Roh 2 – Nabi Palsu, MALING TERIAK MALING..!!!


Lanjutan dari blog: Tipuan Iblis dan Menguji Setiap Roh 1 – Iblis Baca Alkitab

MALING TERIAK MALING..!!! MANA ADA MALING NGAKU DIRINYA MALING..???!!! Statement seperti itu kerap kita dengar. Alkitab mengajarkan bahwa kita harus MENGUJI SETIAP ROH. Kenapa harus diuji? Karea tidak semuanya asli. Banyak pendeta dengan pengajaran yang berbeda-beda berkata dan mengajarkan UJILAH SETIAP ROH. Karena sebagian besar berkata demikian, maka nampaknya semua benar. Sebagian besar pendeta yang saya temui selalu berkotbah tentang nabi palsu, mereka berkata “hati-hati terhadap nabi palsu dan pengajaran-pengajaran kristen yang lemenceng.” Jika semua pendeta/nabi berkata “hati-hati terhadap nabi palsu,” maka sepertinya hampir tidak ada nabi palsu bukan? Karena denga berkata demikian, seolah-olah yang berkata demikian adalah nabi asli yang sedang meneriaki nabi palsu. Padahal jika kita pikir, yang namanya nabi palsu itu ya ada di antara nabi-nabi asli, jadi yang namanya nabi palsu itu pasti ada diantara mereka sendiri, termasuk saya. MANA ADA MALING MENGAKU DIRINYA MALING..???!!! Baca lebih lanjut

Tipuan Iblis dan Menguji Setiap Roh 1 – Iblis Baca Alkitab


Katanya, Iblis adalah pendusta alias penipu, bahkan Yohanes menyebutnya bapa segala dusta. Iblis menipu dan memakai cara-cara yang licik dari jaman Adam dan Hawa. Bahkan diapun berusaha menipu Yesus. Di dalam Alkitab banyak sekali perintah supaya kita berhati-hati terhadap tipu daya yang semakin dilancarkan si jahat, bahkan dikatakan semakin hari semakin banyak nabi-nabi palsu dan permasalahan akan semakin kompleks. Semakin banyak hal-hal yang nampaknya baik dan dari Tuhan tetapi sebenarnya sukar untuk dimengerti apakah itu palsu atau asli. Alkitab menerangkan akan banyak sekali terjadi pemalsuan/penipuan, mulai dari pemalsuan/penipuan PENGAJARAN, MUJIZAT, NABI, ROH, bahkan YESUS juga bisa dipalsukan!!!!! Bagaimana kita mengenali yang asli dan palsu? Atau setidaknya bagaimana pendekatan untuk memahami yang asli dan palsu? Baca lebih lanjut

Mujizat di Tengah Badai


Seringkali kita mengalami banyak masalah dan tekanan di dalam berbagai aspek kehidupan kita dan seringkali pula hal2 itu menekan kita sangat berat, menjadi badai yang besar di dalam kehidupan kita bahkan membuat kita merasa hampir mati sehingga kita meminta keamanan, jalan keluar, bahkan mujizat yang daripada Tuhan. Ya, tidak disangkali bahwa kita sebagai umat kristen seringkali mendapat pengajaran-pengajaran mengenai hal ini, mendapat banyak kesaksian menganai hal2 seperti ini.

Saya ingin mengajak kita semua untuk menanggapi berbagai sisi dari sikap dan pola pikir di dalam Firman Tuhan sendiri mengenai hal ini. Baca lebih lanjut

Kasih Mula-Mula Bukan Perasaan Mula-Mula


Dulu sering sekali saya mengalami kejadian, ketika saya saya down, sedang banyak masalah atau ada sesuatu yang membuat hidup ini jadi berat, semangat sepertinya semakin luntur, pelayanan juga dibarengi dengan wajah yang kurang memuaskan dimata beberapa orang, maka saya di-JUDGE kehilangan KASIH MULA-MULA. Bahkan ada yang berani menghakimi dengan menggunakan ayat Wahyu 2:4-5 bahwa jika saya tidak bertobat dari hal-hal seperti itu maka Tuhan akan marah dan menghukum saya, jadi saya harus berdoa dan bertobat lalu kembali kepada kasih mula-mula, semangat mula-mula ketika kita pertama kali mencintai Tuhan, melayani di gereja, dll. Entah darimana asal mula doktrin dan pemikiran seperti itu, tetapi sekarang banyak sekali saya jumpai orang-orang yang ikut-ikutan berpikir seperti itu. Padahal setelah saya membaca ayatnya, menurut saya pribadi, ayat tersebut sangat jauh artinya dari hal-hal seperti itu. Percaya? Tidak percaya? Atau ada yang bertanya “kok bisa?” Mari kita bahas secara perlahan-lahan.

Baca lebih lanjut

Natal 25 Desember Adalah Pemujaan Dewa Matahari?



Apakah Natal 25 Desember adalah hari kelahiran Yesus? Alkitab tidak pernah menyebutkan tanggal 25 Desember adalah hari kelahiran Yesus, lalu mengapa umat Kristen merayakan 25 Desember sebagai hari kelahiran Yesus? Apakah benar 25 Desember bukan hari kelahiran Yesus tetapi hari kelahiran dewa matahari? Jika benar demikian bukankah selama ini umat Kristen merayakan hari kelahiran dewa matahari? Baca lebih lanjut