Tipuan Iblis dan Menguji Setiap Roh 2 – Nabi Palsu, MALING TERIAK MALING..!!!


Lanjutan dari blog: Tipuan Iblis dan Menguji Setiap Roh 1 – Iblis Baca Alkitab

MALING TERIAK MALING..!!! MANA ADA MALING NGAKU DIRINYA MALING..???!!! Statement seperti itu kerap kita dengar. Alkitab mengajarkan bahwa kita harus MENGUJI SETIAP ROH. Kenapa harus diuji? Karea tidak semuanya asli. Banyak pendeta dengan pengajaran yang berbeda-beda berkata dan mengajarkan UJILAH SETIAP ROH. Karena sebagian besar berkata demikian, maka nampaknya semua benar. Sebagian besar pendeta yang saya temui selalu berkotbah tentang nabi palsu, mereka berkata “hati-hati terhadap nabi palsu dan pengajaran-pengajaran kristen yang lemenceng.” Jika semua pendeta/nabi berkata “hati-hati terhadap nabi palsu,” maka sepertinya hampir tidak ada nabi palsu bukan? Karena denga berkata demikian, seolah-olah yang berkata demikian adalah nabi asli yang sedang meneriaki nabi palsu. Padahal jika kita pikir, yang namanya nabi palsu itu ya ada di antara nabi-nabi asli, jadi yang namanya nabi palsu itu pasti ada diantara mereka sendiri, termasuk saya. MANA ADA MALING MENGAKU DIRINYA MALING..???!!!

1yohanes 4:1-6

4:1Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.4:2Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,4:3dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.4:4Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.4:5Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.4:6Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

Yohanes telah memperingatkan di dalam suratnya bahwa kita JANGAN PERCAYA AKAN SETIAP ROH dan kita harus MENGUJI SETIAP ROH. Masalahnya adalah, bagaimana caranya menguji roh? Saya telah berdiskusi dengan banyak rekan-rekan seiman tentang menguji setiap roh dan hasilnya pendapat mereka sangat bervariasi. Beberapa berpendapat bahwa cara menguji roh adalah dengan WAKTU, dengan berjalannya waktu kita akan bisa melihat entah dari buahnya atau dari hal-hal lain. Ada beberapa orang lagi berpendapat cara menguji roh adalah dengan ditanyakan langsung kepada Tuhan yaitu dengan cara berdoa, jadi menunggu jawaban dari ilham Roh. Beberapa lagi berkata menguji roh itu susah karena semua serba tidak jelas. Lalu apakah Alkitab sendiri memberikan kunci-kunci cara menguji setiap roh? menurut saya jawabannya adalah YA. Mari kita bahas.

  • Setan Juga Percaya Yesus

Di dalam ayat 2 dan 3 dikatakan: “Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.”

Jika ada ilham roh ataupun pengajaran yang mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, pengajaran itu berarti benar. Tetapi sekarang permasalahannya adalah, banyak sekali pengajaran yang berbeda-beda yang semua nampaknya mengakui Yesus Kristus adalah Allah yang menjadi manusia. Lalu apakah semua pengajaran yang berbeda-beda itu benar semua?

Sering saya mengatakan kepada teman-teman dan rekan-rekan saudara seiman agar berhati-hati karena banyak pengajaran yang memakai nama Yesus tetapi sebenarnya itu adalah Yesus lain. Lain dari mananya? Nama yang dipakai sama yaitu nama Yesus, tetapi pertanyaan saya adalah “APAKAH YESUS YANG DIMAKSUD ADALAH YESUS YANG SEPERTI ALKITAB MAKSUD?” Jika Yesus yang Alkitab maksud mengajarkan hal A lalu Yesus yang orang lain maksud mengajarkan hal B, jangan-jangan itu bukan Yesus yang Alkitab maksud. Entah secara sadar atau tidak sadar banyak pendeta hanya menggunakan nama Yesus tetapi ajarannya bukanlah ajaran Yesus. Banyak pendeta menggunakan nama Yesus tetapi pengajarannya bukan seperti pengajaran Alkitab tentang Yesus dan seluruh aspek-aspeknya.

Yang dimaksud di dalam 1 yohanes:2 ini adalah hanya SEKEDAR PRIBADI YESUS atau YESUS DENGAN SELURUH ASPEK DAN KETERKAITANNYA DI DALAM FIRMAN TUHAN? Anda bisa memilih diantara 2 hal tersebut, tetapi jika anda memilih yang no.1, maka hati-hatilah karena setan-setanpun percaya bahwa Yesus adalah anak Allah. Tetapi apakah setan yang percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah mereka menyebarkan dan mengajarkan ajaran sejati  Yesus? TIDAK!!!

Tetapi jika kita pikir lebih lanjut, jika setanpun percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah, maka kepercayaan ini adalah sebenarnya benar dari Allah, karena memang kenyataannya kepercayaan setan-setan itu memanglah suatu kebenaran. Tetapi bedanya adalah, setan-setan hanya percaya pada kenyataannya saja, stean-setan hanya percaya sebatas “bahwa Yesus adalah Anak Allah” tetapi mereka tidak mau mengajarkan ajaran-ajaran sejati dibalik kenyataan bahwa Yesus adalah Anak Allah. Jadi jika ada orang yang percaya Yesus adalah Anak Allah tetapi menyebarkan ajaran yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan, maka apa bedanya dengan setan-setan itu?

Sampai disini mungkin masih agak susah untuk kita meraba-raba tentang munguji setiap roh. Tetapi masih ada pentunjuk-petunjuk lain yang Yohanes catat.

  • Hal-Hal Duniawi

Di dalam ayat 4 dan 5 Yohanes menulis: “Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka.”

Nah, disini Yohanes mulai membahas tentang AJARAN. Yang namanya nabi-nabi palsu itu berasal dari dunia, oleh sebab itu ajarannya adalah tentang KEDUNIAWIAN. Berapa banyak jaman sekarang pengajaran yang mengajarkan tentang hal-hal duniawi? memang ada nama Yesus-nya, tetapi nama Yesus hanya dipakai sebagai alat untuk pemuas nafsu duniawi mereka. Mereka tidak lagi melihat apa kemauan Allah. Dalih yang paling sering mereka gunakan adalah: “Allah ingin kita berkelimpahan.” Padahal menurut saya, ayat yang dipakai itu tidak pas dan hanya comot-comot ayat saja. Berapa banyak sekarang pengajaran yang mengajarkan: IKUT TUHAN SUPAYA MAKMUR. IKUT TUHAN SUPAYA DAPAT KEKAYAAN. IKUT TUHAN SUPAYA DAPAT KESEHATAN. IKUT TUHAN SUPAYA SUKSES. Disini Tuhan menjadi sumber pemuas nafsu duniawi. Jika ikut Tuhan SUPAYA DIBERKATI, maka tujuan utamanya adalah BERKAT, bukan TUHAN. Tuhan tidak ditempatkan pada posisi yang sebenarnya.

Jaman sekarang banyak sekali saya lihat, jemaat di doktrin dengan BERKAT. Siapa yang mau ikut Tuhan, hidupnya akan mendapat banyak berkat. Siapa yang tidak melakukan ini itu maka tidak akan dapat berkat. Banyak pendeta pertama-tama mengajarkan kalau ikut Tuhan itu jangan karena berkat, berkat itu hanya mengikuti saja, jadi SIAPA YANG MAU DIBERKATI??? IKUT TUHAN, JANGAN CARI BERKAT TUHAN, MAKA BERKAT ITU AKAN MENGIKUTI..!!! Itu mah sama saja cari berkat lagi-berkat lagi ujung-ujungnya. Betapa banyak kita dengar pengajaran-pengajaran seperti itu, pertamanya nampak baik, tetapi ujung-ujungnya sama saja mendoktrin orang dengan BERKAT. Pengajaran-pengajaran seperti ini, mau membahas apapun pasti kebanyakan ujung-ujungnya tentang BERKAT. Berkatnya duiiiiittttttt…melulu.

Berapa banyak kita sering mendengar di dalam Kerajaan Allah itu yang ada adalah KESEMBUHAN, KEKAYAAN MATERI, PROMOSI, dll?

Saya bukan anti berkat karena saya tidak munafik, saya juga ingin diberkati, siapa sih yang tidak ingin jadi orang kaya? Tetapi untuk apa jika kekayaan itu membuat anda dan saya tidak selamat? Ada sesuatu yang Firman Tuhan ajarkan yang lebih tinggi, lebih penting dan lebih luhur daripada sekedar hidup enak di dunia.  Saya juga yakin Tuhan mampu melakukan semuanya itu. Siapakah saya sehingga saya membatasi Tuhan. Tetapi maaf, bagi saya pengajaran-pengajaran seperti itu bukanlah ajaran Firman Tuhan yang sejati. TUHAN MEMANG MAMPU, tetapi masalahnya adalah APAKAH TUHAN MAU? TUHAN MEMANG BISA, tetapi APAKAH ITU KEHENDAK-NYA? Lalu seperti apa pengajaran yang saya maksud? Bukankah memang Alkitab juga mengajarkan tentang jika kita ikut Tuhan maka kita pasti akan diberkati? Mengenai pendapat-pendapat saya tentang hal-hal seperti ini silahkan anda baca di blog-blog berserie saya yang berjudul: “RESEP MANJUR HIDUP BERKELIMPAHAN.”

Pengajaran Yohanes ini nampak terkait dengan surat 1Timotius:

1Timotius 6:2b-11

(6-2b) Ajarkanlah dan nasihatkanlah semuanya ini.6:3Jika seorang mengajarkan ajaran lain dan tidak menurut perkataan sehat–yakni perkataan Tuhan kita Yesus Kristus–dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan ibadah kita,6:4ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga,6:5percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan yang kehilangan kebenaran, yang mengira ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan.6:6Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.6:7Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar.6:8Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.6:9Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.6:10Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.6:11Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

  • Mendengarkan Kami

Selanjutnya di dalam ayat yang ke 6 Yohanes menulis: “Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami; barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.”

“Mendengarkan KAMI” dan “tidak mendengarkan KAMI.” Siapakah “KAMI” yang dimaksud disini? RASUL-RASUL!!! Jadi barangsiapa yang pengajarannya tidak sesuai dengan pengajaran Raul-Rasul maka itu adalah roh yang menyesatkan. Pengajaran Rasul-rasul itu apa? Alkitab PERJANJIAN BARU. Pengajaran Rasul-Rasul telah dikumpulkan dan disatukan/dicanon menjadi kitab Perjanjian Baru. Disini mulai jelas bahwa menguji setiap roh itu harus dengan ALKITAB. Didalam Perjanjian Lama para Nabi menuliskan Firman Tuhan yang mereka terima menjadi kitab Perjanjian Lama. Di jaman setelah Yesus, Rasul-Rasul diberi otoritas oleh Yesus untuk menulis dan menerangkan arti-arti dari Perjanjian Lama untuk aplikasi hidup di dalam hukum Perjanjian Baru. Adakah orang-orang yang diberi otoritas untuk menulis pengajaran-pengajaran Firman Tuhan lagi setelah itu? TIDAK ADA. Maka SATU-SATUNYA DASAR DAN BAHAN UNDANG-UNDANG UNTUK MENGUJI SETIAP ROH ADALAH ALKITAB.

Efesus 2:19-21

2:19Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,2:20yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.2:21Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapih tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.

Efesus 2 ini menerangkan bahwa DASAR DARI KRISTEN ADALAH PARA RASUL DAN PARA NABI. Artinya, kekristenan ini tumbah atau dibangun diatas suatu dasar, dasarnya adalah pengajaran para Nabi(PERJANJIAN LAMA) dan pengajaran para RASUL(PERJANJIAN BARU).

Ada yang berpendapat bahwa nabi-nabi dan rasul-rasul itu adalah juga nabi-nabi dan rasul-rasul jaman sekarang, bukan nabi perjanjian lama dan rasul jaman Yesus. Jika begitu, bukankah Kekristenan kita ini hanyalah omongkosong karena tidak mempunyai dasar sama sekali? Mengapa bisa begitu? Jika Nabi-nabi baru dan rasul-rasul baru akan bermunculan maka dengan pendapat yang terus berbeda-beda dari mereka akan menelurkan pengajaran yang terus berbeda-beda, lalu manakah yang bisa dipakai sebagai patokan? Paulus menganalogikan kehidupan kekristenan adalah seperti bangunan rumah, ada dasar bangunannya dan ada bangunan atasnya sehingga tersusun rapi manjadi rumah. Jika dasarnya saja terus diubah-ubah dan tidak selesai-selesai dibangun, maka kapan rumahnya akan jadi? Maka sebenarnya kekristenan itu hanyalah suatu omong kosong dan Alkitab seharusnya boleh direvisi atau bahkan boleh ditambahkan bukan?  Jika Alkitab itu bukan merupakan kebenaran yang pasti, maka seharusnya Alkitab bukan Firman Tuhan.

2Tesalonika 2:9-15

2:9Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,2:10dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.2:11Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta,2:12supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.2:13Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.2:14Untuk itulah Ia telah memanggil kamu oleh Injil yang kami beritakan, sehingga kamu boleh memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.2:15Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

Lagi-lagi disini kita menjumpai “KAMI.” Lagi-lagi kita diperintahkan agar berpegang kepada ajaran-ajaran “DARI KAMI.” Yang dimaksud “kami” adalah Rasul-Rasul. Surat 2Tesalonika ini berbicara mengenai Kita diperintahkan agar berpegang pada ajaran-ajaran dari para Rasul baik yang secara LISAN maupun yang secara TERTULIS. Bagaimana kita bisa mengerti yang secara LISAN? Tentu tidak bisa karena mereka sudah mati. Kita hanya bisa mempelajari pengajaran mereka yang secara tertulis, yaitu ALKITAB.

  • Mengalami Mujizat dan Fenomena Adalah Bukti Mengalami Kebenaran Tuhan?

2Tesalonika 2:9-15

2:9Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,2:10dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.2:11Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta,2:12supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.2:13Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam kebenaran yang kamu percayai.2:14Untuk itulah Ia telah memanggil kamu oleh Injil yang kami beritakan, sehingga kamu boleh memperoleh kemuliaan Yesus Kristus, Tuhan kita.2:15Sebab itu, berdirilah teguh dan berpeganglah pada ajaran-ajaran yang kamu terima dari kami, baik secara lisan, maupun secara tertulis.

Sejak 2000 tahun yang lalu Tuhan Yesus sudah berulangkali memberikan peringatan kepada kita bahwa yang namanya NABI-NABI PALSU ITU IDENTIK DENGAN MUJIZAT DAN FENOMENA. Nabi palsu akan datang dan membawa mujizat-mujizat palsu. Jadi tidak semua mujizat itu dari Tuhan. Jangan senang dulu jika di gereja kita banyak terjadi hal-hal fenomenal, kita harus mengujinya berdasarkan Firman Tuhan apakah itu benar seperti yang Firman Tuhan katakan atau tidak. Sebab NABI PALSU ITU IDENTIK DENGAN MUJIZAT DAN FENOMENA. Surat Efesus diatas juga menjelaskan bahwa ORANG AKAN TERSESAT GARA-GARA PERCAYA PADA MUJIZAT-MUJIZAT PALSUNYA. Jadi jangan langsung percaya jika ada mujizat, bisa-bisa itu bukan dari Tuhan.

2Kor 11:1-4

11:1Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu. Memang kamu sabar terhadap aku!11:2Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.11:3Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.11:4Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

2korintus 11:12-15

11:12Tetapi apa yang kulakukan, akan tetap kulakukan untuk mencegah mereka yang mencari kesempatan guna menyatakan, bahwa mereka sama dengan kami dalam hal yang dapat dimegahkan.11:13Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus.11:14Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.11:15Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka.

Matius 24:23-28

24:23Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.24:24Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.24:25Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.24:26Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.24:27Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.24:28Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun.”

Saudara-saudara, setelah kita membaca ayat-ayat diatas, bukankah cukup jelas bahwa tidak setiap fenomena itu datang dari Tuhan? Alkitab telah memperingatkan kita akan adanya YESUS LAIN, ROH LAIN, INJIL LAIN, RASUL PALSU dan IBLIS PUN BISA MENYAMAR MENJADI MALAIKAT TERANG.

Ada yang beranggapan bahwa menguji setiap roh itu dengan cara berdoa kepada Tuhan dan menunggu ilham Roh. Jika Firman Tuhan berkata “ujilah SETIAP roh.” Maka jika kita mendapatkan wahyu ilham roh maka itu harus diuji lagi bukan? Lalu sampai kapan pengujian itu akan berhenti? Alkitab mengajarkan bahwa menguji setiap roh adalah dengan cara memakai undang-undang yang berlaku yaitu pengajaran Alkitab.

Jadi hati-hati dengan ILHAM ROH, FENOMENA DAN MUJIZAT..!!!! ITU SEMUA TIDAK MEMBUKTIKAN KEBENARAN TUHAN..!!! JUSTRU HAL-HAL SEPERTI ITULAH YANG GAMPANG DIPALSUKAN IBLIS..!!!

Saya bukan tidak percaya Tuhan sanggup membuat mujizat, saya sangat percaya Tuhan sanggup melakukan segalanya. Tetapi masalahnya, TUHAN SENDIRI MENYURUH KITA AGAR BERHATI-HATI KEPADA YANG NAMANYA MUJIZAT DAN MENGUJI SETIAP ROH KARENA NABI PALSU ITU IDENTIK DENGAN MUJIZAT. Jika Tuhan menyuruh kita agar kita berhati-hati, maka seharusnyalah kita berhati-hati.

Banyak sekali pengajaran yang mengajarkan agar kita jangan menguji hamba-hamba Tuhan/pendeta-pendeta karena nanti kita akan kena kutuk, tidak dapat berkat, dll. Jelas-jelas pengajaran seperti itu adalah pengajaran yang justru MENENTANG PERINTAH TUHAN DAN MENJERUMUSKAN ORANG AGAR LEBIH DEKAT KEPADA PENGAJARAN-PENGAJARAN PALSU/NABIS PALSU. Karena Firman Tuhan mengatakan UJILAH SETIAP ROH. Jadi setiap hamba Tuhan/Pendeta harus mau diuji pengajarannya berdasarkan Firman Tuhan, termasuk saya sendiri.

—-BERHATI-HATI DAN MENGUJI SETIAP ROH ADALAH PERINTAH TUHAN.—-

Pertanyaan yang sering datang kepada saya adalah: “Tetapi, apakah nabi palsu itu juga menggunakan nama Yesus? Mujizat-mujizat yang terjadi di gereja bukankah itu menggunakan nama Yesus? Jika menggunakan nama Yesus masakan itu juga mujizat palsu?”

Jangan lupa saudara-saudara, ayat-ayat diatas sudah sangat menerangkan adanya YESUS LAIN, ROH YANG LAIN, IBLIS MENYAMAR SEBAGAI MALAIKAT TERANG, dll. JIKA TIDAK MENGGUNAKAN NAMA YESUS YA BERARTI BUKAN YESUS LAIN DONG? Jika mujizatnya atas nama Parto, maka itu bukan atas nama Yesus lain, itu adalah  atas nama Parto. Yesus lain ya menggunakan nama Yesus. Yang banyak sekali menggunakan nama Yesus ya dimana lagi kalau bukan di gereja? Baiklah mari kita lanjutkan saja supaya lebih jelas.

Matius 7:15-23

7:15“Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.7:16Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?7:17Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.7:18Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.7:19Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.7:20Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.7:21Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.7:22Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?7:23Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Disini ada domba ada serigala. Domba itu orang percaya bukan? Jika nabi palsu adalah serigala yang menyamar seperti domba, maka berarti nabi palsu itu menyamar sebagai orang Kristen. Jika menyamar sebagai orang Kristen maka pasti ada diantara domba-domba. Ada di antara kumpulan domba pasti ada di kumpulan orang Kristen.  Ada di antara kumpulan orang Kristen berarti ada di GEREJA JUGA. NAMPAKNYA DOMBA TAPI TERNYATA SERIGALA. Berarti TIDAK SEMUA MUJIZAT YANG ADA DI GEREJA ADALAH DARI TUHAN.

—DENGAN DEMIKIAN, MUJIZAT TIDAK BISA MENJADI BUKTI DARI KEBENARAN.—

Didalam Matius 7 ini dikatakan juga bahwa kita dapat melihat nabi palsu dari BUAHnya. Ada berapa banyak pendeta yang berhasil membuat mujizat-mujizat tetapi hidupnya tidak benar? Mereka ada yang jatuh di dalam kawin cerai, penyimpangan sex, penyimpangan keuangan, dll. Tetapi saya pribadi sebenarnya tidak terlalu melihat dari sisi itu, karena bagi saya, setiap orang bisa saja berbuat dosa. Entah itu Pengajar-pengajar palsu atau pengajar-pengajar yang asli bisa berbuat dosa dan bisa berbuat kesalahan. Setiap manusia tidak luput dari kesalahan. Lebih mudah kita melihat dari buah-buah pelayanan mereka, apakah ajaran mereka itu senantiasa melekat pada ajaran-ajaran Alkitab atau semakin melenceng? Apakah buah-buah hasil pengajaran-pengajaran mereka adalah buah-buah yang baik atau justru buah-buah yang semakin menjauh dari ajaran Firman yang sejati? Kita jelas tidak bisa men-judge hati seseorang, apakah orang itu tulus atau tidak, maka dari itu kita hanya bisa melihat ciri-ciri dan berhati-hati terhadap segala kemungkinan yang Alkitab berikan, apakah indikasinya seakin menuju kepada yang palsu atau yang asli.

Matius 7 ini juga menerangkan bahwa sebenarnya yang dimaksud nabi palsu itu belum tentu orang yang jelas-jelas menentang Firman. Dikatakan bahwa pada saat akhir, mereka tidak sadar bahwa mereka itu nabi palsu. Mereka berkata kepada Tuhan bahwa mereka mengusir setan demi nama Tuhan, membuat mujizat, bernubuat demi nama Tuhan. Dan akhirnya Tuhan berterus terang kepada mereka bahwa mereka adalah pembuat kejahatan. Jadi pada awalnya mereka tidak sadar bahwa mereka adalah nabi palsu. Mereka mengira diri mereka adalah nabi asli.

JADI NABI PALSU BUKAN HANYA ORANG YANG MENYESATKAN, TETAPI MEREKA ADALAH ORANG YANG DISESATKAN DAN MENYESATKAN.

Kitab 2 Timotius 3 cukup bagus menerangkannya. Sangat singkron dengan yang diterangkan Yohanes tentang pokok-pokok menguji setiap roh.

2Timotius 3:1-17

3:1Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.3:2Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,3:3tidak tahu mengasihi, tidak mau berdamai, suka menjelekkan orang, tidak dapat mengekang diri, garang, tidak suka yang baik,3:4suka mengkhianat, tidak berpikir panjang, berlagak tahu, lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.3:5Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!3:6Sebab di antara mereka terdapat orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu,3:7yang walaupun selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.3:8Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.3:9Tetapi sudah pasti mereka tidak akan lebih maju, karena seperti dalam hal Yanes dan Yambres, kebodohan merekapun akan nyata bagi semua orang.3:10Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.3:11Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya.3:12Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,3:13sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan.3:14Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu.3:15Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.3:16Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.3:17Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

Jadi berhati-hatilah saudara-saudara, semua orang dan terutama para pengajar/pendeta harus mau diuji apakah pengertian dan pengajaran mereka menjauh dari Firman Tuhan atau tidak.

Disini saya tidak secara langsung men-judge si A nabi palsu dan si B nabi palsu, karena siapakah saya sehingga saya berhak men-judge hati orang? Seperti yang sudah saya tulis diatas bahwa nabi asli pun bisa berbuat salah. Atau ketika orang sedang melakukan kesalahan-kesalahan dia itu sedang berada di dalam proses. Bisa saja. Tetapi masalahnya, Tuhan sendiri menyuruh kita agar kita menguji setiap roh. Jadi bagi saya lebih baik kita semua melakukan perintah Tuhan yang satu ini.  Dengan mau menguji dan mau diuji maka setidaknya kita akan lebih terhindar dari pengaruh nabi-nabi palsu. Yang menguji akan semakin terhindar dari bahaya dan yang diuji pun akan juga semakin terhindar dari bahaya menjadi nabi palsu. Alangkah baiknya jika setiap kita mau belajar Firman Tuhan secara ketat dan bersama-sama mengujinya secara terbuka, maka semua akan semakin terhindar dari bahaya ajaran-ajaran palsu. Disini saya hanya mengingatkan semua orang termasuk diri saya sendiri agar kita berhati-hati terhadap segala indikasi dengan cara yang Tuhan sudah berikan kepada kita.

Didalam sharing Firman Tuhan tentang nabi palsu, saya selalu berkata:

—— Menguji setiap Roh adalah perintah Tuhan, jadi setiap orang harus mau menguji dan diuji ajarannya, termasuk saya. Silakan saudara uji saya, siapa tahu sayalah nabi palsunya. ——

Mengapa saya selalu mengatakan hal demikian? Karena…

MANA ADA MALING NGAKU DIRINYA MALING? JARANG..!!! KALAU MALING TERIAK MALING, ITU BANYAK..!!!

Salam ^_^

7 Tanggapan

  1. Bagus Daniel. Please visit blog saya juga

  2. Lanjutken.. hehehe…!

  3. Dear Mr danielyuwono. Penjelasannya sangat baik dan netral bagi setiap orang yang mengaku percaya akan alkitab!

    Semoga orang yang membaca ini terbuka matanya bahwa kebenaran ada pada perkataan Allah, bukan manusia, mau bagaimanapun jabatan manusia tsb. (2 Tim 3:16,17; 2 Ptr 1:20-21; Yoh 17:3,17)

    Setan si Iblis adalah “allah” dari dunia ini yang telah menyesatkan orang banyak (2 Kor 4:4; Why 12:9). Oleh sebabnya kita patut bijaksana dan terbuka (tidak bias) dalam menguji kebenaran (Ams 2:1-6, 14:15; Kis 17:11; 1 Tes 5:21; 2 Tim 4:3).

    Seperti poin bagus yang dibuat oleh Mr danielyuwono, tentang IBLIS JUGA BACA ALKITAB, orang-orang yang sejalan dengan cara pikir Iblis akan bias terhadap ayat-ayat yang mendukung kepercayaannya sehingga tidak menghargai keselarasan dan konteks alkitab secara keseluruhan. Sehingga ketika ada ayat-ayat yang bertentangan dengan ayat andalannya, mereka akan berasumsi “itu adalah sebuah misteri yang tidak akan dapat dimengerti akal manusia”, tetapi kembali lagi membela ajaran-ajaran dan tradisi-tradisi mereka yang tidak berlandaskan alkitab dan justru berasal dari manusia. (Mat 15:9; Mrk 7:8)

    Allah mau kita diselamatkan dan mengetahui yang benar (1 Tim 2:3-5). Sembahlah Dia dengan roh dan kebenaran. (Yoh 4:23,24) Sebenarnya banyak sekali yang berhati domba dan mulia tetapi tidak mempunyai pengetahuan yang benar (Rom 10:2,3).

    Terakhir, waspada juga BIAS TERHADAP HANYA 1 TERJEMAHAN ALKITAB. Nabi-nabi dan rasul-rasul menubuatkan akan ada orang yang memutarbalikkan arti-arti, menghilangkan dan menambah-nambahkan kata-kata (2 Ptr 3:16; Why 22:18,19).

    Semoga berguna bagi mereka yang RENDAH HATI dalam menyelidiki kebenaran, karena mereka akan menemukan kebenaran tersebut, dan kebenaran tersebut yang akan menyelamatkannya. (Zef 2:3; Yoh 8:32)

    • @thetruthwillsetyouefree

      Trimakasih karena telah mampir dan baca2 di blog saya.

      Saya senang sekali karena ada orang yang mengerti benar maksud saya yaitu mengajak kita semua berfikir terbuka terhadap doktrin kristen yang berbasiskan Alkitab. Kebanyakan orang justru tidak mengerti maksud saya bahwa saya berusaha netral dan hanya berpikir, bertanya, menjawab, berpedapat secara terbuka. Keinginan hati saya adalah semakin banyak orang-orang seperti anda yang mau berpikir terbuka. Namun sepertinya semakin lama semakin susah atau semakin sedikit saya menemukan orang-orang yang mau berpikiran terbuka(mau belajar), karena semuanya semakin pakai “JURUS POKOKNYA.” Padahal jurus POKOKNYA adalah bagi saya jurus yang paling salah, karena tidak ada manusia yang 100%benar sempurna, oleh sebab itu kita semua harus mau berpikir secara terbuka sehingga dapat belajar bersama2.

      Salam dari teman seperjuangan disini.

      Daniel Yuwono

  4. trimakasih pak daniel y.bertambah lagi wawasan saya.mmg kita hrd siap diuji dan menguji roh yg ada didlm diri kita.pembahasan ni akan saya pakai sbg bahan pa di seksi perempuan gkpi maranatha p simalingkar gby

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: