YHWH (3) – YHWH Riwayat-Mu Kini


Bagaimana sih cara menyebut “YHWH” dengan benar?

 

Lanjutan dar blog: YHWH (2) – YHWH Dan ELOHIM (YHWH Ada Karena Musa “Iseng-Iseng Berhadiah”)

  • Ibrani

Sebelum kita ke pokok permasalahannya, kita bahas dulu tentang kaum Ibrani dan perkembangannya, dari sini kita bisa mendapat beberapa keterangan yang bisa mendukung pokok pembahasan kita.

Di dalam Kejadian 10 dikatakan Nuh mempunyai 3 anak; Sem, Ham dan Yafet.

Kejadian 10:22-24

10:22Keturunan Sem ialah Elam, Asyur, Arpakhsad, Lud dan Aram.10:23Keturunan Aram ialah Us, Hul, Geter dan Mas.10:24Arpakhsad memperanakkan Selah, dan Selah memperanakkan Eber.

Ibrani=keturunan Eber.

Dari Eber turun temurun muncullah Abraham (Kejadian 11). Jika kita membaca kisah Abraham, maka kita akan mendapat bahwa Abraham tinggal di Ur-Kashdim. Ketika para keturunan Eber ini tinggal di ur-Kashdim, mereka belum disebut sebagai orang Ibrani. Tetapi masih dikaitkan dengan orang Aram (Kejadian 10:22 tadi menerangkan bahwa Aram adalah salah satu keturunan Sem juga, saudara Arpakhsad), yang menduduki daerah Padan-Aram/Mesopotamia.

Kata-kata “orang Ibrani” baru kita akan temui di Kejadian 14:13.

Kejadian 14:13

14:13Kemudian datanglah seorang pelarian dan menceritakan hal ini kepada Abram, orang Ibrani itu, yang tinggal dekat pohon-pohon tarbantin kepunyaan Mamre, orang Amori itu, saudara Eskol dan Aner, yakni teman-teman sekutu Abram.

Abraham pergi dari Ur-Kashdim dan menjadi orang asing di Kanaan. Kata-kata “orang Ibrani” ini pertama kali ditujukan kepada Abraham sebagai orang asing yang menyebrang ke daerah lain. Kata “Ibrani” ini dari kata “Ibri” yang artinya “menyeberang.” Jadi “Ibrani” artinya: orang yang menyebrang.

Abraham mempunyai cucu yang bernama Yakub. Didalam perjumpaannya dengan Allah, Allah memberi nama baru kepada Yakub, nama itu adalah ISRAEL. Jadi dari nama Israel ini bisa tercetus bangsa Israel. Yakub lari dari rumah dan pergi ke Padan-Aram, kepada Laban, pamannya. Laban adalah orang Aram/keturunan dari Aram. Yakub cukup lama mengembara di tempat Laban dan mengawini anak-anak Laban yang orang Aram. disini Yakub ketika berpindah ke Mesir masih disebut sebagai orang Aram.

Ulangan 26:5

26:5Kemudian engkau harus menyatakan di hadapan TUHAN, Allahmu, demikian: Bapaku dahulu seorang Aram, seorang pengembara. Ia pergi ke Mesir dengan sedikit orang saja dan tinggal di sana sebagai orang asing, tetapi di sana ia menjadi suatu bangsa yang besar, kuat dan banyak jumlahnya.

Setelah sampai kepada generasi Yusuf, anak Yakub. Maka orang-orang keturunan Abraham ini pindah ke Mesir akibat kelaparan. Setelah berkembang pesat di Mesir, orang Israel barulah menjadi bangsa yang besar.

Dari Abraham sampai kepada Yusuf, terjadi banyak sekali percampuran kebudayaan, baik itu dari Aram, Ibrani, Kanaan, Mesir. Bahasa merekapun mengalami banyak sekali perkembangan, baik itu dari segi arti, penulisan maupun dialeg.

 

 

  • Bahasa Ibrani

Setelah bangsa Israel bertumbuh menjadi banyak di Mesir, merekapun mengalami percampuran kebudayaan dan bahasa tentunya. Tetapi karena bangsa israel sangat banyak dan dibedakan dengan orang Mesir, maka kemungkinan terjadinya perbedaan dialeg karena status sosial. Jadi kemungkinan besar di Israel pun sudah terjadi suatu dialeg tersendiri. Dari situlah diperkirakan sumber timbulnya bahasa IBRANI KUNO. Setelah Israel keluar dari Mesir barulah mereka bisa dengan leluasa mengembangkan dialeg-dialeg mereka sendiri, maka timbullah bahasa IBRANI KUNO. Di dalam Alkitab (2Raja-raja 18:26) dicatat bahwa bahasa Aram dan bahasa Ibrani (kuno) sudah dibedakan, disini bahasa Ibrani (kuno) disebut sebagai bahasa Yehuda.

2Raja-raja 18:26

18:26Lalu berkatalah Elyakim bin Hilkia, Sebna dan Yoah kepada juru minuman agung: “Silakan berbicara dalam bahasa Aram kepada hamba-hambamu ini, sebab kami mengerti; tetapi janganlah berbicara dengan kami dalam bahasa Yehuda sambil didengar oleh rakyat yang ada di atas tembok.”

Tetapi dasar nasib ya nasib, sekitar abad 6SM bangsa Israel menjadi bangsa jajahan lagi dan mengalami pembuangan ke Babel. Akibat pembungan, Israel mengalami penggodogan kebudayaan dan bahasa lagi. Lama kelamaan bahasa Ibrani kuno tidak lagi menjadi bahasa percakapan sehari-hari oleh rakyat biasa. Bahasa Ibrani kuno hanya menjadi bahasa Kitab, bahasa Kesusastraan dan bahasa Keagamaan yang hanya dimengerti oleh sedikit orang-orang yang ahli, contohnya adalah ahli kitab seperti Ezra. Sedangkan pada jaman pembuangan itu kegiatan-kegiatan keagamaan israel sudah sangat redup/mati, hal ini lebih membuat bahasa Isarel kuno menjadi hilang sebagai bahasa percakapan sehari-hari. Bahasa sehari-hari rakyat jelata lebih menggunakan bahasa Aram. Hal ini terbukti ketika bangsa Israel kembali dari pembuangan jaman Ezra-Nehemia, bangsa Israel sudah tidak mengerti lagi bahasa kitab Taurat lagi, maka pembacaan kitab Taurat itu perlu dijelaskan, diterjemahkan dan diberi keterangan-keterangan sehingga rakyat mengerti.

Nehemia 8:1-9

8:1(8-2) maka serentak berkumpullah seluruh rakyat di halaman di depan pintu gerbang Air. Mereka meminta kepada Ezra, ahli kitab itu, supaya ia membawa kitab Taurat Musa, yakni kitab hukum yang diberikan TUHAN kepada Israel.

8:2(8-3) Lalu pada hari pertama bulan yang ketujuh itu imam Ezra membawa kitab Taurat itu ke hadapan jemaah, yakni baik laki-laki maupun perempuan dan setiap orang yang dapat mendengar dan mengerti.

8:3(8-4) Ia membacakan beberapa bagian dari pada kitab itu di halaman di depan pintu gerbang Air dari pagi sampai tengah hari di hadapan laki-laki dan perempuan dan semua orang yang dapat mengerti. Dengan penuh perhatian seluruh umat mendengarkan pembacaan kitab Taurat itu.

8:4(8-5) Ezra, ahli kitab itu, berdiri di atas mimbar kayu yang dibuat untuk peristiwa itu. Di sisinya sebelah kanan berdiri Matica, Sema, Anaya, Uria, Hilkia dan Maaseya, sedang di sebelah kiri berdiri Pedaya, Misael, Malkia, Hasum, Hasbadana, Zakharia dan Mesulam.

8:5(8-6) Ezra membuka kitab itu di depan mata seluruh umat, karena ia berdiri lebih tinggi dari semua orang itu. Pada waktu ia membuka kitab itu semua orang bangkit berdiri.

8:6(8-7) Lalu Ezra memuji TUHAN, Allah yang maha besar, dan semua orang menyambut dengan: “Amin, amin!”, sambil mengangkat tangan. Kemudian mereka berlutut dan sujud menyembah kepada TUHAN dengan muka sampai ke tanah.

8:7(8-8) Juga Yesua, Bani, Serebya, Yamin, Akub, Sabetai, Hodia, Maaseya, Kelita, Azarya, Yozabad, Hanan, Pelaya, yang adalah orang-orang Lewi, mengajarkan Taurat itu kepada orang-orang itu, sementara orang-orang itu berdiri di tempatnya.

8:8(8-9) Bagian-bagian dari pada kitab itu, yakni Taurat Allah, dibacakan dengan jelas, dengan diberi keterangan-keterangan, sehingga pembacaan dimengerti.

8:9(8-10) Lalu Nehemia, yakni kepala daerah itu, dan imam Ezra, ahli kitab itu, dan orang-orang Lewi yang mengajar orang-orang itu, berkata kepada mereka semuanya: “Hari ini adalah kudus bagi TUHAN Allahmu. Jangan kamu berdukacita dan menangis!”, karena semua orang itu menangis ketika mendengar kalimat-kalimat Taurat itu.

Dari sini muncul adanya tradisi TARGUM. Targum adalah ulasan atau terjemahan yang disertai tafsiran atas suatu bagian PL/Taurat dalam bahasa Aram yang disampaikan secara lisan, yang mengiringi pembacaan naskah dalam bahasa Ibrani. Tradisi targum ini terjadi semenjak jaman Ezra ini. Karena dianggap perlu, maka Targum ini akhirnya dibuat menjadi tulisan. jika kita pernah mendengar istilah “tulisan-tulisan Targum,” ya inilah asal mula tulisan-tulisan Targum tersebut.

Perlu kita ketahui bahwa tulisan Ibrani Kuno hanya berupa huruf-huruf mati/konsonan, tidak ada huruf vokalnya. Huruf vokalnya baru ketahuan ketika diucapkan. Jadi satu kata yang mengandung huruf mati semua itu di dalam penggunaan bahasa percakapannya bisa terjadi kemungkinan memiliki beberapa huruf vokal yang berbeda, tergantung kepada konteksnya. Jadi memang bisa dimaklumi jika masyarakat setelah pembuangan tidak lagi bisa memahami bahasa Kitab Suci, karena penulisan kitab Suci hanya menggunakan huruf mati saja. Dialeg dan pengucapan Ibrani-nya mereka sudah tidak tahu lagi, karena sehari-hari menggunakan bahasa Aram. Maka dibutuhkan orang-orang ahli kitab seperti Ezra contohnya.

Bahasa Ibrani sendiri mengalami banyak perkembangan jaman dengan mengalami beberapa fase, tulisan Ibrani yang sekarang kita lihat ada huruf Vokalnya itu Ibrani modern banget yang sudah banyak berbeda dengan arti dan dialeg tulisan Ibrani kuno. Dimulai dari abad 6M dimana bahasa Ibrani mengalami fase yang dinamakan “bahasa Ibrani para Rabi,” dimana bahasa Ibrani-tulisan mulai diberikan huruf-huruf vocal, tetapi tetaplah bahasa Ibrani ini menjadi bahasa tulisan, tidak menjadi bahasa percakapan sehari-hari.

Pada jaman menjelang abad-abad pertama sampai abad-abad awal, bahasa aram dialeg orang Yahudi ini disebut juga sebagai bahasa Ibrani, tetapi yang dimaksut disini sebenarnya adalah HEBRAISTI/lidahnya orang Ibrani, bukan bahasa Ibrani asli.

Bahasa “Ibrani Modern” dibangun dan dipopulerkan sejak abad 18-19M sebagai bahasa tulis dan bahasa percakapan. Hal ini terjadi karena adanya Zionisme/nasionalisme untuk membentuk negara Israel Yahudi di kalangan orang-orang Yahudi yang tersebar dan membentuk WZO (The World Zionist Organization).

 

 

  • YHWH Dan Bahasa Ibrani

Nah, sekarang kita sampai kepada topik YHWH.

Setelah kita baca penjelasan-penjelasan diatas, maka sekarang setidaknya kita mengerti mengapa YHWH ditulis dalam huruf mati semua? Karena memang tulisan Ibrani Kuno itu ditulis dalam huruf mati saja.

“YHWH” karena dipandang sebagai sebutan sakral, mereka menganggap YHWH ini tidak boleh disebutkan sembarangan. Maka di dalam penyebutannya, YHWH diganti dengan ADONAY, artinya TUAN. Karena TUAN yang diatas segala TUAN maka kita sebut TUHAN. Nah, karena penyebutannya YHWH selalu diganti dengan ADONAY, maka semua orang bila membaca tulisan YHWH ini dibaca ADONAY.

Karena dari jaman dulunya selalu dilkukan tradisi demikian (mengganti YHWH dengan ADONAY), maka orang-orang banyak sudah tidak tahu lagi penyebutan YHWH. Bahkan di dalam kotbah-kotbah pembacaan kitab Musa, YHWH tetap dibaca ADONAY. Karena tulisan Ibrani adalah huruf mati semua dan vocalnya hanya bisa keatahuan waktu diucapkan, maka sampai sekarang huruf vocal YHWH tidak diketahui.

Terutama semenjak masa pembuangan Israel ke Babel pada sekitar abad 6SM, bait Allah dihancurkan, dan tradisi pembacaan YHWH ini sudah tidak lagi dilakukan. Dahulu ketika upacara Yomkipur/upacara pendamaian yang dilakukan setahun sekali, Imam besar akan menyebut nama YHWH ini. Memang tidak sembarang orang tahu akan penyebutan nama ini karena dianggap sakral. Mereka biasa membaca atau menyebut YHWH dengan ADONAY. Pada waktu masa pembuangan ke Babel upacara dan tradisi-tradisi seperti ini sudah tidak dilakukan lagi seperti waktu dulu. Kemungkinan besar dari sinilah timbulnya tragedi hilangnya penyebutan/pelafalan nama YHWH ini. Maka dari itu, sampai sekarang penyebutan yang benar dari YHWH tidak diketahui.

Maka dari itu, dari berbagai aliran “sacred name movement/gerakan nama suci” yang walaupun ingin mengembalikan/mengibarkan nama YHWH ini, tetapi mereka tidak pernah sama di dalam penyebutan YHWH ini. Ada yang nyebut JAHAVEH, JAHVAH, JAHVE, JEHOVAH, YAHVE, YAHVEH, YAHWE, YAHWEH, dll.

 

YHWH riwayat-Mu kini….

 

 

Masih banyak pertanyaan tentang YHWH? Ya iyalah, orang belum tuntas kok bahasnya. Sampai jumpa di blog selanjutnya, masih tentang YHWH ^_^



5 Tanggapan

  1. Siapa bilang kita tidak bisa menggunakan nama YHWH? Kitab perjanjian lama terjemahan ibrani sudah menggunakan YHWH menjadi YAHWEH jadi tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa menggunakan namaNYA. ALkitab terjemahan LAI yang ada sekarang adalah terjemahan dari Inggris ke Indonesia sehingga nama Allah YAHWEH sudah di gantikan dengan TUHAN. tetapi kalian masih bisa melihat di lembaran kamus belakang dalam Alkitab Istilah TUHAN yang di maksud adalah YAHWEH. Kalian bisa membayangkan memanggil seseorang tanpa nama bagaimana hasilnya. Apalagi kita hendak berdoa kepada Allah kalau tidak menggunakan nama yang sebenarnya maka semua Allah (Allah-Allah palsu) pasti menoleh ke yang berdoa.

  2. @Marthin

    thx buat komennya. pelafalan YHWH menjadi YAHWEH itu suatu bentuk lanjut dari tafsiran. Kenapa ditafsir? Krn tidak tahu penyebutannya sampai sekarang. Para orang Ibrani menafsirkan YHWH Diberi Vocal dari kata ADONAY, jad YAHOWA. Karena menurut gramatikal Ibrani huruf pertama A dibaca E, jadi dibaca YEHOWA. YAHWEH sendiri pelafalannya sudah agak jauh dari tafsiran aslinya mereka. Para kaum Yahwis sampai sekarang tidak ada yang sepakat pelafalan asli dari YHWH. Saya tidak menentang orang menyebut YAHWEH atau YEHOVA atau YEHOWA atau apapun juga, dan saya juga tigak menentang orang menyebutNYA dengan ADONAY, atau KURIOS, atau Tuhan, atau apapun juga. Kata YHWH sendiri juga pernah digunakan sebagai sebutan allah lain.

  3. mas bro di ayat mana klo kata YHWH juga pernah di gunakan sebagai allah lain???tlong ayatnya mas bro….klo mas bro bilang itu ada di waktu harun buat anak lembu sapi,itukan karena bangsa israel membuat patung and harun bilang kepada bangsa israel (kej 32;4 Hai Israel inilah Allahmu yang telah menuntun engkau keluar dari mesir!??…tapi coba mas bri telaha lagi,pasal selanjutnya.klo gak mungkin tuhan kasi nama itu ada 2 orang and klo Bapa YHWH gak marah namanya di pakai buat anak lembuh sapi…ngapain YHWH suruh musa turun ke gunung sinai untuk menemui Harun and bangsa Israel….klo bgtu berarti YHWH marah kerena dia di gambarkan seperti anak lembu emas mas brooo..^_^
    klo mas bro gak bisa jawab sama rawe kene…and gak bisa di pegang blognya mas brooo cape2in jari aja…:P

  4. mas bro bilang klo mas bro bilang di akhir penyebutan YHWH itu tidak pernah sama dalam penyebutan..ada JAHAWEH,JAHVAH,JAHVE,JEHOVAH,YAHVE,YAHVEH,YAHWE,YAHWEH…Dll
    Sama dong seperti
    YESUS-dalam indonesia
    YESU-dalam bahas cina
    JESUS-dalam bahas inggris
    .ada yang bialng YESHUA/JESHUA ada juga yang YASHUA/JASHUA…it..berarti gak sama aja dong sama sama YHWH Dll…
    tergantung di negara mana and lidahnya and lafalannya om…juga cara menyebutkan,,,tapi klo dari YHWH Dll..diterjemakan Allah…jauh banget om…….and kenapa terjadi perdebatan Antara ISLAM vs KRISTEN sampai saat ini,karena ISLAM ngerasa karena kita menggambil Nama Tuhan mereka,itu yang mereka tau dan mereka bilang semua agama sama..ilustrasinya yang suka mereka buat banyak jalan menuju roma…tapi tujuannya sama ROMA2 juga….

  5. @Abraham

    Seperti yang sudah saya bilang berulang-ulang, saya bukannya tidak bisa jawab, sudah saya jawab sama anda ketika di luar blog ini dan pertanyaannya diulang-ulang lagi, maka saya sering bilang sama anda, anda belum ngerti maksud blog saya. Tapi karena anda memaksa, ya sudah saya coba sabar dan ngulang-ngulang lagi juga.

    Seperti yang sudah saya terangkan baik di dalam blog ini maupun di luar blog ini, saya akan ulangi jawaban saya karena pertanyaan anda juga ngulang. Nama YHWH juga adalah nama turunan dari allah lain di jaman dulunya(sudah ada di blog saya yang serie 1, ini saya ulang lagi). Anda minta keterangan di Alkitab. Lembu emas itu bagi Israel adalah personifikasi Allah yang benar, bukan Allah lain. Allah yang benar itu yang anda sebut YHWH. Allah marah karena tidak boleh buat patung personifikasi Allah apalagi menyembah. Mungkin masalahnya karena pemikiran anda adalah: meskipun dibuat patung tapi itu menunjuk YHWH yang benar, bukan YHWH lain? Makanya Allah marah karena Dia dibikin patung. Sedangkan persepsi saya, Allah atau YHWH yang dibuat patung atau dipersonifikasikan akan menjadi Allah lain karena aturannya tidak boleh. Saya ngerti maksud anda dari pertama dan saya menerima pendapat anda tentang yang satu itu,mungkin saya terlalu berlebihan ketika berpikir tentang lembu emas, bisa saja saya rubah dan hilangkan tulisan di blog saya tentang Lembu Emas nya, tapi tetap saja tidak mengurangi inti permasalahannya. Tetapi intinya sebenarnya bukan disitu, kita lanjutkan ke permasalahan inti maksud saya yang saya sudah bilang ke anda di luar blog ini juga. Keterangan anda mungkin seperti yang pak Ungke sudah komenkan, bahwa Lembu Emas itu HANYA PENYALAHGUNAAN NAMA YHWH. Karena banyak yang komen seperti itu dan saya anggep saya mungkin agak berlebihan, oke saya akan coba hapus, tapi seperti yang saya bilang, bila hal ini saya hapus tidak akan mengurangi inti permasalahannya.

    Misalpun katakan anda benar, lalu Seperti yang sudah saya bilang juga, jika skrg saya bikin patung saya namakan YHWH, lalu anda berdoa menyebut YHWH, anda berdoa sama patung saya apa sama oknum Tuhan yg benar? Saya yakin anda berdoa kepada Tuhan yang benar, bukan patung saya. Lalu bagaimana Tuhan bisa tau anda berdoa sama Dia atau sama patung saya? Kemarin anda bilang Tuhan tau krn Tuhan berhikmat. Betul. Itulah inti blog saya…Hikmatnya Tuhan sampai bisa melihat hati, maka Tuhan melihat hati. Anda berdoa di dalam nama Yesus, ada berapa banyak nama Yesus siapapun? Lalu anda berdoa menunjuk kepada Yesus yang mana? Bagi saya tidak masalah karena Tuhan itu berhikmat dan melihat hati. Manusia memang melihat apa yang di depan mata tetapi Allah melihat hati. Ketika Yesus memangil EL, EL mana? El ada banyak. Kalo anda menjawab El yang YHWH maka darimana YHWH bisa tau bahwa Dia yang dipanggil? Kembali lagi karena TUhan berhikmati sampai melihat hati.

    Saya ulang lagi semoga anda ngerti maksud saya, Abraham dkk memanggil Tuhan yang benar dengan Elohim, karena YHWH baru di sah kan ketika jaman Musa. Ketika Musa memanggil Elohim, elohim mana yang jawab? Elohim yang YHWH, kenapa bukan Elohim lain yang jawab dan kenapa Tuhan mau jawab? Anda sudah mengerti jawabannya, karena Tuhan berhikmat dan hikmatnya sampai ke ujung hati maunsia. Maka dari itu saya tidak berani membatasi Tuhan dengan hanya sebuah kata-kata yang artinya bisa berubah2. Saya menghargai maksud hati seseorang karena Tuhan melihat hati. Saya tidak boleh menghakimi yang ada di dalam hati seseorang karena yesus mengajarkan: jangan menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil. Jadi saya tidak bisa menghakimi jika orang berkata berdoa kepada TUhan lalu saya bilang Tuhan yang salah…karena hanya Tuhan yang bisa melihat hati.

    YHWH tidak diterjemahkan Allah. YHWH disebut adonay dan kurios, adonay dan kurios diterjemahkan TUHAN. Allah terjemahan dari Ellohim.

    Apa yang mereka tahu atau tidak tahu ya biarlah mereka belajar. Saya hanya belajar supaya tahu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: