Yesus Kristus Pahlawan Kesiangan??? (Keilahian Kristus)


Jika Yesus Menjadikan Dunia, Mustahil Yesus Bukan Allah.

Jika Yesus Bukan Manusia Purba, Mustahil Yesus Bukan Allah.

Jika Yesus Menjadi Sama Dengan Manusia, Mustahil Yesus Manusia.

Jika Murid-murid Yesus Bukan Orang Blo’on, Mustahil Yesus Bukan Allah.

Jika Yesus Bukan Nabi Palsu Blo’on, Mustahil Yesus Bukan Allah.

 

  • Jika Yesus Menjadikan Dunia, Mustahil Yesus Bukan Allah.

Yohanes 1:1-5

1:1Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.1:2Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.1:3Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.1:4Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.1:5Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.

Yohanes 1:9-10

1:9Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia.1:10Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya.

2Petrus 1:1

1:1Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,1:2maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

Disini Yohanes menerangkan bahwa Yesus adalah Firman Allah yang adalah Allah itu sendiri. Beberapa pandangan (termasuk saksi Yehuwa) berpendapat bahwa kata “Firman itu adalah Allah” diartikan sebagai: Firman itu mempunyai keilahian/bersifat ilahi, dengan demikian mereka menytakan bahwa yesus adalah allah kecil.” Tetapi kalau kita lihat di dalam Yohanes 1:1 terjemahan aslinya (Yunani) bukan berkata “Firman itu adalah Allah” tetapi “Allah adalah Firman itu.” Jadi jika diartikan bahwa Firman itu mempunyai sifat illahi maka artinya menjadi: Sifat ilahi mempunyai Firman itu..????

Kata “adalah” yang dipakai terjemahan LAI adalah dari kata “eimi” yang artinya di dalam leksikon Yunani adalah: to be, to exist, to happen to be present.

Di dalam ayat 3 dan 10 dikatakan bahwa dunia dijadikan oleh Dia (Firman/Yesus). Dunia dijadikan oleh Allah atau manusia? Silakan anda renungkan sendiri.

Yesaya 44:24

44:24Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, yang membentuk engkau sejak dari kandungan; “Akulah TUHAN, yang menjadikan segala sesuatu, yang seorang diri membentangkan langit, yang menghamparkan bumi–siapakah yang mendampingi Aku? —

Yesaya 44:24 ini lebih menrarik lagi. Disini dikatakan Tuhan seorang diri dalam proses penciptaan. Jika Allah seorang diri dalam penciptaan dan Alkitab mengatakan bahwa dunia dijadikan oleh Yesus, maka siapakah Yesus itu? Silahkan saudara renungkan sendiri.

Didalam ayat 5 dikatakan bahwa di dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Siapa yang memberi hidup kepada manusia setelah manusia dibentuk dari tanah? Hidup/Allah adalah terang, gelap tidak bisa menguasai terang. Jadi disini analogi gelap-terang berkata bahwa seperti terang tidak dapat dikuasi gelap, maka seperti itulah Firman yang telah turun ke dunia (Yesus). Siapakah yang tidak bisa dikuasi oleh sesuatu? Adakah manusia yang tidak bisa dikuasai sesuatu/maha independent? Silahkan anda renungkan sendiri.

 

 

  • Jika Yesus Bukan Manusia Purba, Mustahil Yesus Bukan Allah.

Yohanes 1:18

1:18Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Yohanes 8:58

8:58Kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”

Mikha 5:2

5:2(5-1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

Yohanes 17:5

17:5Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

Jika melihat Yohanes 1:18 disitu dikatakan, tidak pernah ada manusia yang melihat Allah. Yesus menyatakannya.

Yesus ada sebelum Abraham, padahal Yesus lahir jauh setelah Abraham mati. Jadi, adakah manusia yang sudah ada sebelum dia dilahirkan? Silahkan anda renungkan sendiri.

Wahyu 1:8

1:8“Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa.”

“Yang ada dan yang sudah ada yang akan datang” ini sama dengan kata “Aku adalah Aku” (ibrani: Eheyeh Asyer Eheyeh, artinya: Aku yang ada, Aku yang ada adalah Aku yang ada, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan ada). Kata ini ada di dalam kasus ketika Allah yang menyatakan diri-Nya sebagai YHVH berbicara kepada Musa tentang pembebasan bangsa Israel dari Mesir (Keluaran 3:14). Apakah Yesus kurang ajar terhadap YHWH dengan menyatakan diri sebagai YHWH? Atau Dia adalah Allah/Elohim/YHWH? Di dalam Yesaya  YHWH/ELOHIM berkata bahwa Dia adalah Yang awal (terdahulu)  dan Yang akhir (terkemudian).

Yesaya 48:12

48:12“Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian!

Wahyu 1:17-18

1:17Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,1:18dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Dalam Wahyu 1:17-18 ini Yesus menyatakan diri-Nya sebagai “Yang Awal dan yang Akhir.” Hanya Allah saja yang mempunyai atribut ini. Atau adakah manusia yang mengawali segalanya dan mengakhiri segalanya? Atau adakah manusia yang tidak berawal dan tidak berakhir? Silahkan anda renungkan sendiri.

 

 

  • Jika Yesus Menjadi Sama Dengan Manusia, Mustahil Yesus Manusia.

Filipi 2:5-11

2:5Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,2:6yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,2:7melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.2:8Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.2:9Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,2:10supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,2:11dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Ada pertanyaan lucu: “Mendingan mirip monyet atau mirip orang?” Kalau ada yang menjawab mendingan “mirip orang” berarti dia bukan orang dong? Trus apa yang mirip orang? Ya MONYET!!! Kalau saya lenih mendingan menjawab “mending mirip monyet.” Sebab jika mirip monyet maka saya masih orang. Jika mirip orang berarti saya bukan orang dong.

Kita lihat Filipi 2:5-11 diatas. Adakah seorang manusia yang mengambil rupa seorang manusia? Ya tidak ada, sebab yang mirip monyet itu pasti bukan monyet. Jadi yang mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia itu bukan manusia. Lalu siapa? Silahkan anda renungkan sendiri, tapi jangan ada yang menjawab “monyet.”

Ada juga yang menafsirkan Yesus adalah malaikat biasa, tetapi Alkitab di dalam surat 2Petrus menyangkalnya.

2Petrus 1:1-8

1:1Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,1:2maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.1:3Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,1:4jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.1:5Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: “Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?” dan “Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?”1:6Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: “Semua malaikat Allah harus menyembah Dia.”1:7Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: “Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api.”1:8Tetapi tentang Anak Ia berkata: “Takhta-Mu, ya Allah, tetap untuk seterusnya dan selamanya, dan tongkat kerajaan-Mu adalah tongkat kebenaran.

 

 

  • Jika Yesus Bukan Nabi Palsu Blo’on, Mustahil Yesus Bukan Allah.

Matius 4:10

4:10Maka berkatalah Yesus kepadanya: “Enyahlah, Iblis! Sebab ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!”

Matius 28:9

28:9Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: “Salam bagimu.” Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.

Matius 28:17

28:17Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.

Yohanes 9:35-38

9:35Yesus mendengar bahwa ia telah diusir ke luar oleh mereka. Kemudian Ia bertemu dengan dia dan berkata: “Percayakah engkau kepada Anak Manusia?”9:36Jawabnya: “Siapakah Dia, Tuhan? Supaya aku percaya kepada-Nya.”9:37Kata Yesus kepadanya: “Engkau bukan saja melihat Dia; tetapi Dia yang sedang berkata-kata dengan engkau, Dialah itu!”9:38Katanya: “Aku percaya, Tuhan!” Lalu ia sujud menyembah-Nya.

Di dalam Matius 4:10, Yesus mengajarkan bahwa yang boleh disembah itu hanya Allah saja. Tetapi beberapa kali Alkitab mencatat bahwa Yesus menerima penyembahan dan mau dipanggil Tuhan. Jika Yesus bukan Allah berarti Yesus itu orang kurang ajar yang blo’on, kenapa blo’on? Karena Dia mengajarkan sendiri bahwa orang harus menyembah Allah, dan Dia menerima penyembahan dari manusia. Hal kontradiksi seperti itu bisa ditertawakan orang sepanjang jaman. Jika Yesus bukan nabi palsu blo’on, mustahil Yesus bukan Allah.

Rasul-rasul tidak menerima penyembahan manusia. Ini namanya orang  benar dan tahu diri. Selain Rasul-rasul, malaikat biasa juga tidak menerima penyembahan dari manusia. Hal ini bisa kita baca dari ayat-ayat berikut:

Kisah Para Rasul 10:25-26

10:25Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus.10:26Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya: “Bangunlah, aku hanya manusia saja.”

Wahyu 19:10

19:10Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: “Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”

Wahyu 22:8-9

22:8Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya, aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk menyembahnya.22:9Tetapi ia berkata kepadaku: “Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!”

 

 

  • Jika Murid-murid Yesus Bukan Orang Blo’on, Mustahil Yesus Bukan Allah.

Roma 9:5

9:5Mereka adalah keturunan bapa-bapa leluhur, yang menurunkan Mesias dalam keadaan-Nya sebagai manusia, yang ada di atas segala sesuatu. Ia adalah Allah yang harus dipuji sampai selama-lamanya. Amin!

1Yohanes 5:20

5:20Akan tetapi kita tahu, bahwa Anak Allah telah datang dan telah mengaruniakan pengertian kepada kita, supaya kita mengenal Yang Benar; dan kita ada di dalam Yang Benar, di dalam Anak-Nya Yesus Kristus. Dia adalah Allah yang benar dan hidup yang kekal.

Titus 2:13

2:13dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan penyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus,

Di terjemahan ini mungkin agak membingungkan apakah Yesus Kristus itu hanya sebagai Juruselamat ataukah juga termasuk Allah yang Mahabesar itu sendiri. Mungkin beberapa terjemahan lain akan lebih menolong kita untuk mengerti.

(BIS)2:13Sekarang kita sedang menantikan Hari yang kita harap-harapkan itu; pada Hari itu dunia akan melihat keagungan Yesus Kristus, yaitu Allah Mahabesar dan Raja Penyelamat kita.

(The Message)2:13and is whetting our appetites for the glorious day when our great God and Savior, Jesus Christ, appears.

(NKJV)2:13looking for the blessed hope and glorious appearing of our great God and Savior Jesus Christ,

(God’s Word Translation)2:13At the same time we can expect what we hope forthe appearance of the glory of our great God and Savior, Jesus Christ.

Wahyu 1:17-18

1:17Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,1:18dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Kisah Para Rasul 20:28

(LAI terjemahan baru)20:28Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.

Kisah Para Rasul 20:8 ini jika saya lihat dari terjemahan bahasa aslinya (Yunani), kata “ANAK-Nya” itu tidak ada. Beberapa terjemahan lain juga menerjemahkan tidak memakai kata “Anak-Nya.”

(Firman Allah yang Hidup)20:28“Dan sekarang waspadalah! Pelihara dan gembalakanlah domba-domba Allah, yaitu jemaat yang telah dibeli dengan darah-Nya, sebab sebagai pemimpin Saudara bertanggung jawab kepada Roh Kudus.

(Terjemahan lama)20:28Ingatlah akan dirimu sendiri dan akan segenap kawan itu, yang di antaranya kamu ditetapkan menjadi gembala oleh Rohulkudus, akan menggembalakan sidang jemaat Allah, yang sudah ditebus-Nya dengan darah-Nya sendiri.

(NKJV)20:28″Therefore take heed to yourselves and to all the flock, among which the Holy Spirit has made you overseers, to shepherd the church of God which He purchased with His own blood.

Nah, jika dilihat dari bahasa asli atau terjemahan-terjemahan yang lain, disitu kata “darah-Nya” menunujuk kepada darah Allah di dalam ayat itu. Jika Yesus bukan Allah, lalu siapa lagi yang mengeluarkan darah untuk menebus manusia?

Rasul-rasul mengkonfirmasikan bahwa Yesus adalah Allah. Sampai sekarang saya percaya bahwa Yesus adalah Allah yang menjadi manusia. Tentang hubungannya dengan Bapa dan Roh Kudus, bisa dibaca pada blog :

TRITUNGGAL/TRINITAS adalah Monotheisme atau Polytheisme(Tritheisme)?

3 Tanggapan

  1. saya kasihan sama yesus, yang tidak bisa menyelamatkan dirinya dari hukuman salip dari penguasa Romawi, mati hina di kayu salip bersama 2 orang terpidana lainnya, yesus mati sebagai terpidana yang dicap pemberontak oleh kekaisaran romawi, semoga tuhan mengampuni orang2 yang telah terlibat dalam penyaliban yesus dan semoga Tuhan menghukum orang2 yang telah mengangkat yesus menjadi Tuhan, Perlu diingat ” Setiap orang menanggung dosanya sendiri-sendiri dan tidak ada Tuhan jadi Manusia atau Manusia jadi Tuhan”

    • @John Cristian
      Trimakasih pak John karena telah mengingatkan saya. Tapi berhubung blog ini dibuat untuk diskusi berdasarkan Alkitab dan komen anda ini hanya berisikan pendapat tanpa adanya alasan/argumen dan anda tidak mengangkat argumen2 berdasarkan Alkitab, maka saya tidak bisa memberi tanggapan apa2 lagi. Trimakasih karena sudah mampir ^_^

  2. He,he,he,…. saya setuju sekali pendapat Daniel.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: